Pembangunan di Kota Semarang Semakin Maju dan Berdampak ke Turisme

by Administrator on 18 Sep 2018
Pembangunan di Kota Semarang Semakin Maju dan Berdampak ke Turisme

SEMARANG, suaramerdeka.com - Menurut Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Aviliani, bahwa Indonesia terkena dampak tingginya dolar karena dari komponen barang-barang industri dalam negeri masih mengandalkan impor. Sedangkan sektor Pariwisata belum menjadi daya dukung utama perekonomian, hanya di tingkat domestik saja.

Hal tersebut dilontarkan Aviliani saat menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Nasional Pengaruh Pertumbuhan Perekonomian Nasional Terhadap Perekonomian Daerah yang digelar oleh Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Semarang di Hotel Aston Inn Pandanaran, Kamis (13/9).

"Saat ini kondisi ekonomi kena dampak dari negara lain seperti negara Amerika, yang banyak membuat daya tarik para investor untuk menyimpan uangnya di negara Paman Sam. Karena menjanjikan dengan kena potongan pajak dari 30 persen menjadi hanya 21 persen.  Kalau secara global, investor ingin menempatkan saham obligasi jangka pendek yang suku bunga naik terus," ujarnya.

Sedangkan pembicara lainnya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat ini sedang getol menggali potensi pariwisata. Kalau dilihat dari sumber devisa terbesar untuk negara adalah dari ekspor kepala sawit dan migas. Karena Semarang tidak  punya migas dan kelapa sawit. Maka sektor pariwisata dikembangkan untuk menggerakkan perekonomian. Kunjungan wisata per tahun selalu meningkat.  

"Dari Tahun 2011 berjumlah 2,09 juta pada tahun 2017 menjadi 5,65 juta. Sekarang ada sembilan kawasan industri fokus sektor barang dan jasa. Potensi perdagangan dan jasa cocok untuk Kota Semarang untuk membuka lapangan pekerjaan bagi ribuan karyawan," imbuhnya.
 
Sementara itu, Lukman Hidayat, Direktur Utama PT PP Persero menambahkan, untuk mengembangkan pariwisata harus ada tiga a, yakni akses, akomodasi dan atraksi.  Di mana saat ini Kota Semarang mengembangkan banyak destinasi baru, dan juga akan membangun jalan tol seperti Semarang-Demak, yang sekaligus berfungsi sebagai tol laut, untuk mencegah banjir dan rob.

Ketua Umum Kadin Provinsi Jawa Tengah, Kukrit SW mengatakan, sudah terlihat pembangunan di Kota Semarang dipimpin Wali Kota Semarang saat ini. Sehingga makin maju dan berdampak pada turisme. Otomatis perdagangan, investasi akan naik. "Apa pun yang dilakukan pengusaha mengatakan ekonomi Semarang sedang growing," katanya.

Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Adrasmara mengatakan, seminar nasional ini diikuti oleh seluruh pengurus Kadin Kota Semarang, dan pengusaha serta mahasiswa. Diharapkan acara ini bisa menambah pengetahuan tentang kondisi ekonomi sekarang yang dihadapi para pengusaha.

 

Dikutip dari : https://www.suaramerdeka.com/news/baca/124385/pembangunan-di-kota-semarang-semakin-maju-dan-berdampak-ke-turisme